BANGKITLAH SEORANG PEMIMPIN, YANG AKAN MENGEMBALAKAN UMAT

Matius 2:6 
Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel." 

Renungan harian
Rabu, 6 Januari 2021
Sudah barang tentu setiap manusia dan  kehidupannya telah  diatur dalam rancangan Tuhan berdasarkan dengan hikmat, kuasa dan Kehendak yang yang benar dan sempurna itu.

Pada kehidupan bangsa Yahudi  Kerajaan Romawi di provinsi Yehuda lebih khususnya di wilayah Betlehem adalah wilayah yang tidak penting dan terkecil dari daerah lain. Betlehem kota Daud yang terkenal dan nenek moyang Daud tinggal disana.

Daerah yang kecil dipandang orang-orang di wilayah sekitar nya telah nampaklah terang gilang-gemilang dari ujuk Betlehem tuk menyinari dunia. Daerah Betlehem menjadi tersohor sebab dari sanalah Tuhan Yesus dilahirkan raja damai bagi dunia.

Hati dan mata Tuhan tertuju pada kaum, daerah dan para penindas. Ketika Dimata dunia dinilai sesuatu yang aneh dan dipandang rendah. Umat manusia ketika menghadapi penindasan, penghinaan ras, mendapatkan kelompok kelas bawah pada Klasifikasi sosial dan tidak ada yang dibelah, melihat jinak disitulah wujud agenda perjuangan Tuhan untuk memberikan emansipasi bagi orang yang merindukan nya.

Di kalangan kehidupan setiap orang mendapatkan perbedaan suporiol dan inferior menilai dari berbagai sudut pandang dan hal ini secara tak langsung dilakukan oleh setiap manusia atas sesamanya.

Sebagai Hukum Teokrasi yang telah dirangkum dalam Hukum Tuhan secara fungsionalitas membela bagi orang yang lemah, tindas (oleh dosa dan kolonial) dan perjuangan ini diteguhkan dan diperjuangkan oleh Tuhan Yesus melalui tiga pendekatan, yakni Pelayanan basis sosial, Pemberitaan basis Penginjilan dan Kerajaan Allah yang dapat terwujud dalam hidup setiap orang yang telah percaya akan Yesus Kristus.

Sebab dengan demikian, tidak jauh bagi klerus untuk melihat kenyataan sosial dimana kita berada. Gereja yang berhasil ketika para Rohaniwan berdiri tuk menjaga domba atas serangan serigala yang memangsanya. keberadaan seorang hamba Tuhan tidak berada dalam dunia hampa dan semu. Ia berdiri di tengah kompleksitas realitas tuk memberikan pengharapan dan pembelaan sebagai gembala baik mencintai dengan ikhlas besar dosisnya.

Karena, hamba Tuhan dan gereja adalah bayangan Tuhan di bumi untuk melihat dan empati serta implikasinya dalam tindakan nyata. Klerus adalah oknum yang kontinuitas misi Tuhan bagi dunia.

Dilanjutkan...

Komentar

Postingan Populer